iLearning Menifestasi Dunia Pendidikan

iLearning…?????

Sebelum kita melompat lebih jaug bersama iLearning, kita kilas balik sedikit ya tentang apa sie pendidikan itu????

Yupzzz…

Didalam negara  pendidikan memperoleh tempat yang paling utama dan mendapat perhatian yang paling khusus dan istimewa, bahkan dikatakan bahwa pendidikan tugas dan panggilan yang sangat mulia yang harus diselenggarakan oleh negara. Tugas dan panggilan yang sangat mulia itu harus ditangani oleh pemerintah dan tidak boleh diserahkan kepada pihak lain demi menjamin setiap warga negara dapat memperoleh pendidikan yang baik dan benar dan agar pendidikan itu dapat berperan sebagaimana mestinya.Guna mencapai itu semua  pendidikan perlu direncanakan dan diprogramkan dengan sebaik-baiknya agar mampu mencapai sasaran yang diidamkan. Dengan kata lain, pendidikan yang baik haruslah direncanakan dan diprogramkan dengan sistematis agar dapat berhasil dengan baik karena… Pendidikanlah yang satu-satunya sanggup menyelamatkan manusia dan negara dari kehancuran dan kemusnahannya, itulah sebabnya pendidikan mendapat perhatian yang sangat besar dan amat istimewa didalam negara. 

Sooooo…..

Apakah sebenarnya pendidikan itu? Jadi pendidikan itu sebenarnya merupakan suatu tindakan dari pembebasan, dalam hal ini, pembebasan dari belenggu ketidaktahuan dan ketidakbenaran. Dengan pendidikan, orang-orang akan mengetahui apa yang benar dan apa yang tidak benar. Dengan pendidikan pula, orang-orang akan mengenal apa yang baik dan apa yang jahat, akan menyadari apa yang patut dan apa yang tidak patut, dan yang paling penting dari semua itu ialah bahwa dengan pendidikan “mereka akan dilahirkan kembali” maksudnya pendidikan harus dapat membentuk manusia seutuhnya, yakni manusia yang berhasil menggapai keutamaan atau moralitas jiwa dengan mengubah secara total sifat, prilaku, tindakan dan perbuatannya sehingga seorang itu menjadi sama sekali baru, bagaikan yang baru saja dilahirkan kembali. Dengan demikian jelaslah pula bahwa peranan pendidikan yang paling utama bagi manusia ialah membebaskan dan membaharui. Pembebasan dan pembaharuan itu akan membentuk manusia yang utuh, yakni manusia yang berhasil menggapai segala keutamaan dan moralitas jiwa, yang akan mengantarnya ke ide yang tertinggi yaitu kebajikan, kebaikan dan keadilan.

Perlu disadari bahwa perkembangan teknologi pada awal milenium ke-3 mengalami banyak kemajuan. Hal ini ditunjukkan dengan pesatnya kegiatan penelitian di bidang teknologi yang menghasilkan banyak sekali manfaat dalam menunjang kehidupan manusia. Perkembangan berjalan sangat cepat dan memengaruhi budaya dan peradaban manusia. Hampir dapat dikatakan bahwa orang-orang yang tidak mengikuti perkembangan zaman maka orang tersebut akan tertinggal jauh dibandingkan dengan orang yang senantiasa mengikuti perkembangan zaman, termasuk di dalamnya adalah teknologi.

Perkembangan zaman yang semakin maju menuntut sumber daya manusia yang terampil dan selalu memiliki keinginan kuat untuk belajar. Tidaklah aneh jika kemudian pemerintah dari masa ke masa selalu memperbaharui kurikulum pendidikan. Hal tersebut dimaksudkan agar pendidikan yang diselenggarakan bagi masyarakat dapat menciptakan insan-insan yang mampu beradaptasi terhadap perkembangan zaman, bahkan memelopori perubahan ke arah yang lebih baik lagi.

Saat ini masyarakat, juga termasuk di dalamnya siswa, guru/pendidik dan tenaga kependidikan diharapkan bukan hanya mempelajari teknologi, melainkan kita semua dituntut untuk dapat memanfaatkan teknologi dalam kegiatan pembelajaran. Bentuk nyata dari pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran salah satunya kita kenal dengan istilah iLearning. Di banyak negara maju dan berkembang seperti negara kita, iLearning merupakan hal yang lumrah dan sudah banyak digunakan.  Telah mendunianya komputer dengan koneksi internet menjadikan kegiatan pembelajaran menjadi sangat fleksibel dan tidak harus dilakukan di sekolah saja. Jika kita telisik lebih saksama, dengan membludaknya animo masyarakat terhadap gadget atau mobile connection berbasis android, blackberry OS, windows phone dan lain-lain lebih menguatkan kontribusi teknologi yang dapat dimanfaatkan dalam dunia pendidikan. Hampir jutaan unitgadget yang terjual setiap harinya sesungguhnya sangat strategis untuk mengembangkan e-learning.

iLearning sangatlah selaras dengan konsep pendidikan sepanjang hayat. Dengan iLearning maka kegiatan belajar tidaklah harus selalu dilakukan di sekolah. iLearning membuat pembelajaran menjadi tidak terikat waktu, tempat, dan usia. Pembelajaran dengan iLearning dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. Dengan kemudahan-kemudahan yang disajikan oleh pembelajaran berbasis elektronik ini maka bukan tidak mungkin tujuan pendidikan nasional dapat segera tercapai. Namun pemanfaatan iLearning ini bukan tanpa hambatan. 
Pemanfaatan iLearning sejatinya bukanlah supaya tidak gagap teknologi. iLearning adalah inovasi pembelajaran yang didesain dalam rangka mengoptimalkan transfer ilmu pengetahuan yang tidak terbatas tempat dan waktu.

Salah Satu Program yang dapat kita lakukan guna mencapai sasaran pendidikkan secara menyeluruh adalah….. iLearning sebuah ide yang dicetuskan dan  dikembangakn oleh Perguruan Tinggi raharja , sebuah kata yang begitu melekat dalam hati dan jiwa seluruh pribadi raharja.

Yang Mana kedepannya,.. Perguruan Tinggi Raharja pun akan melebarkan sayap untuk merangkul lebih jauh khalayak luas yang memiliki keinginan tinggi untuk menuntut ilmu namun terkendala oleh waktu. Perguruan Tinggi Raharja mencoba menangkap peluang dan menjembati itu semua, guna memeberikan solusi dan ikut berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa yang merupakan salah satu tujuan mulia yang diemban oleh negara kita. Program tersebut kita namakan I+. Program tersebut masih dalam tahap penngodokkan yang luar biasa ketat karena kita ingin menggeser paradigma negatif yang berkembang saat ini bahwa kualitas lulusan yang melalui metode pembelajaran online itu rendah.Namun kita akan menggeser stigma buruk tersebut dengan memberikan potensi yang positif bahwa lulusan I+ akan sama berkualitasnya dengan lulusan regular bahkan mampu menandingi lebih.Karena apa?

Karena kita memiliki serangkaian ritual pendidikkan yang harus kita lalui,.. Bukan hanya sekedar menangkap peluang dan mengambil keuntunggan yang sebesar-besarnya. Namun kita ingin memberikan bukti bukan janji. Dan kita mampu bersaing secara sehat diantara kompetitor yang ada bahkan yang telah memulai metode semacam ini lebih dulu.Semua kita persiapkan dengan baik dari sisi tenaga pengajar, bahan ajar hingga mahasiswanya itu sendiri. Kita bekali mereka dengan ilmu kanuragan ala Perguruan Tinggu Raharja yaitu….. Rangkaian training yang mana, hanya yang lulus training tersebutlah yang boleh mengikuti I+….

Eitsssss….  

Jangan salah. .Bukan hanya mahasiswa saja yang ditraining loh.. Tenaga pengajar untuk program I+ ini ikut juga ya..

So,…

HANYA YANG LULUS ilmu kanuragan ala Perguruan Tinggi Raharja lah yang BERHAK mendapat licensi dan mengikuti program ini.

Ingin tau iLearning VS I+…???

Tunggu artikel selanjutnya ya….

Referensi:

http://suwitaadiwibawa.blogspot.com/2013/12/e-learning-sebagai-manifestasi.html

http://articles.chicagotribune.com/keyword/online-education&prev=/search%3Fq%3Donline%2Beducation%2Barticle%26espv%3D210%26es_sm%3D93%26biw%3D1366%26bih%3D677