Ipad Dan Pendidikan

1358208807_Apple

Seperti yang kita ketahui bahwasanya pada saat ini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama bidang ICT sangat pesat. Demikian pula perkembangan pada komputer dari waktu kewaktu. Perangkat yang ditemukan pada abad ke 21 ini mengenalkan pada kita pada dunia digital. Pada jaman dahulu komputer memiliki ukuran besar, terpisah antara komponen-komponennya seperti CPUkeyboardmouse dan monitor. Seiring dengan perkembangan teknologi sampai saat ini kita mengenal istilah notebook atau laptop yang lebih prakstis dan ringan. Berkembang lagi laptop untuk fungsi internet dikenal istilah netbook. Masih belum puas dengan netbook, membuat orang berpikir dan merancang komputer yang jauh lebih praktis multifungsi yang dikenal dengan istilah komputer tablet. Komputer tablet dikenalkan pertamakali oleh salah satu perusahan ICT besar Apple yang mengeluarkan produknya berupa iPad.

Sedemikian hebatnya perkembangan IPTEK terutama pada dunia digital berpengaruh terhadap gaya hidup masyarakat di berbagai bidang termasuk pada dunia pendidikan. Dimulailah pembuatan perangkat-perangkat sebagai media pembelajaran berbasis ICT untuk membantu dunia pendidikan khususnya pada kegiatan pembelajaran. Demikian pula komputer tablet iPad juga terdapat fasilitas yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran dikelas. Hanya membutuhkan perangkat converter output HDMI supaya bisa tersambung ke LCD Projector. Alhasil kita bisa melihat tayangan iPad di layar yang disorot oleh LCD. Banyak sekali aplikasi yang dapat di unduh secara gratis untuk pembelajaran lengkap semua mata pelajaran. Aplikasi di buat secara menarik dan elegan dari berbagai tingkat sekolah dasar samapai perguruan tinggi. Selain itu, iPad juga dilengkapi fasilitas aplikasi untuk menggambar atau melukis, juga ada aplikasi blackboard untuk menulis seperti kita menulis di papan tulis asli.

Adanya kelebihan iPad untuk pembelajaran ini langsung ditangkap oleh Bapak Untung Rahardja, selaku Presiden Direktur Perguruan Tinggi Raharja Tangerang. Beliau bersama Teamwork-nya yang luar biasa solid mencoba mengembangkan kurikulum berbasis iPad Metode pembelajaran ini sangat terkenal dikalangan mahasiswa/i yanga berada ditangerang. Ingat Raharja… Ingat iPad tentunya… Mereka menyebutnya dengan iLearning. Untuk mencapai hasil yang maksimal, mereka senantiasa mengadakan training-training pengembangan silabus berbasis aplikasi program iPad. Pelatihan terhadap dosen-dosen yang nantinya akan diberikan kepercayaan untuk mengajarkan mata kuliah yang berbasis iLearning. Kebanyakan dari kita (dosen) sangat antusias mengikuti pelatihan-pelatihan tersebut.

Semester ini, seperti biasa Bapak Untung Rahardja mengadakan pelatihan bagi para dosen untuk nantinya jika kita lulus, next semester kita diperbolehkan untuk mengajar matakuliah yang berbasis iLearning. Bagi saya ini adalah pengalaman yang bagus, jadi tidak gaptek dan dapat menggunakan iPad untuk mengajar. Secara ini adalah pertama kalinya saya mengikuti pelatihan semacam ini dan menggunakan Ipad hahahahaha.. Namun, saya sangat bersyukur karena pada pelatihan ini saya dinyatakan lulus. Selain kita mendapatkan informasi tentang pengembangan kurikulum, mereka juga mendapatkan pengalaman dari mencoba sendiri menggunakan iPad untuk mengajar.

Bila anda diberikan pilihan,  anda pilih yang mana andaikata disuruh membawa 5 teksbook yang masing-masing berhalaman minimal 1000 atau hanya dengan membawa iPad di tas ransel Anda tapi, sudah berisi versi eBook-nya? Jika Anda adalah mahasiswa atau siswa maka saya yakin pilihannya akan jatuh ke nomor 2, betul bukan?

Pak UR says >> No reason not to be iLearning..                                                                   Ai Says >>>>>> Ngak ada alasan untuk ngak iLearning..                                                    Hani says >>>>  I think using iPad helps me learn..

Ya, kecenderungan inilah yang saat ini banyak terjadi dikalangan siswa sekolah. Sebagai bahan analisa saya sertakan link menarik berupa artikel di http://id.apple.ididactic.com/tag/futura-educacion/

Salam Hangat,

This entry was posted in Friend List by hani dewi. Bookmark the permalink.

About hani dewi

Hiiiii…. ! Namaku Hani tapi, karena sering ‘lost in spelling‘ aku sering dipanggil ‘Honey’, terlahir dari keluarga sederhana di Bandung, Jawa Barat. Pendidikan S1 diselesaikan di Jurusan Teknik Informatika Universitas Budi Luhur Jakarta pada tahun 2008. Pada tahun 2011 menyelesaikan pendidikan S2 di bidang Management Sistem Informasi di Univeritas yang sama.

Leave a Reply